Makna Dan Filosofi Kujang
Kujang merupakan senjata yang terbentuk dari budaya masyarakat Sunda pra-modern. Senjata tersebut dibuat oleh masyarakat dengan kultur peladang atau masyarakat huma. Pada peradaban masyarakat peladang dikenal perkakas-perkakas untuk membuka lahan atau untuk bercocok tanam (huma) seperti arit (sabit) dan parang. Perkakas seperti arit dan parang dipandang lebih banyak dipakai untuk berladang dibanding golok, misalnya untuk memangkas jerami, rerumputan liar, semak belukar (pohon-pohon perdu) atau untuk menebas ranting-ranting atau pohon-pohon dalam membuka areal peladangan. Bentuk kujang diyakini mengalami perubahan bentuk atau paling tidak memiliki banyak varian bentuk. Kujang dengan bentuk yang tidak begitu artistik dan tampak sederhana, tanpa pamor, biasanya digunakan untuk alat perladangan (menebas, memotong) seperti yang digunakan untuk alat pertanian biasa. Kujang dengan bentuk artistik yang banyak dikenal oleh masyarakat sekarang ini biasanya memiliki pamor dan diperkirakan dig...