Berbagi Tips Buat Keluarga

1. Jaga Lingkar Pinggang Anda.
Walaupun Anda sudah menikah, bukan berarti Anda dapat bersantai dan bermalas-malasan tanpa berolahraga. Pasangan yang telah menikah cenderung untuk bertambah lingkar pinggangnya. Ini bukan saja membuat daya tarik berkurang, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan. Sebuah penelitian yang dimuat di New England Journal of Medicine pada 2007 menyebutkan bahwa 37 persen responden cenderung menderita obesitas bila memiliki pasangan obesitas. Jadi kecuali Anda ingin "bersama sampai akhir hayat" dengan sejumlah masalah kesehatan kronis seperti penyakit jantung dan diabetes, sangat penting untuk memiliki kebiasaan makan sehat.

2. Buat Rencana Keuangan.
Hampir 40 persen dari pasangan yang menikah mengakui pernah berbohong mengenai pengeluaran belanja. Uang adalah salah satu penyebab utama pasangan bertengkar. Hubungan pernikahan cenderung memburuk saat ekonomi sulit. Anda harus berdiskusi dengan pasangan untuk menentukan dasar-dasar kebijakan keuangan keluarga Anda, bahkan sejak sebelum menikah.

3. Buat Aturan Keluarga.
Pasangan menghabiskan lima hingga sepuluh tahun pertama untuk menentukan bagaimana jalannya pernikahan mereka. Pasangan yang berbeda latar belakang kadang tak menyadari bahwa pikiran mereka mengenai pernikahan ideal berasal dari keluarga masing-masing. Anda dapat berakhir dengan meributkan sesuatu yang sepele, seperti bagaimana menggantung tisu toilet Anda. Masalah sepele ini dapat memperparah masalah yang lebih besar. Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa cara orang tua berbagi tanggung jawab merawat anak mereka sejak bayi dapat diasosiasikan dengan kualitas hubungan mereka dua setengah tahun kemudian.

4. Jadikan Seks Sebagai Prioritas Utama.
Ketika Anda menjadikan seks sebagai prioritas, jangan menandainya di agenda Anda. Jika dijadwalkan, maka seks akan menjadi kewajiban seperti membuang sampah. Rata-rata pasangan yang telah menikah behubungan seks 58 kali dalam setahun, atau lebih dari satu kali seminggu. Sebuah studi menemukan bahwa 90 persen pasangan mengalami penurunan kepuasan pernikahan setelah kelahiran anak pertama.

5. Tetap Aktif Walaupun Semakin Tua.
Kebanyakan pasangan berhenti berolahraga saat sudah memiliki anak. Cobalah menemukan cara untuk berolahraga bersama, apakah itu bermain tenis atau berenang. Pasangan yang memiliki kebiasaan berolahraga bersama akan lebih lengket. Beberapa ahli mengatakan bahwa pasangan yang lebih sering berolahraga memiliki kehidupan seks yang lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsep Bende-ra Nusantara

Suwung Hakekat Rahasia Leluhur Jawa

Makna dan Filosofi Keris Dalam Budaya Jawa

Tipologi Rumah Tradisional Jawa